Sunday, December 12, 2021

Proyek Blue Beam, Bukan Hanya Sekadar Khayalan

 


Di tengah sedang merebaknya invasi COVID-19 di dunia, termasuk Indonesia yang belum juga padam. Tentunya membuat sebagian besar masyarakat di alam semesta khawatir luar biasa. Selain berbahaya, virus yang pertama kali muncul di Wuhan China itu juga mematikan.


Tidak hanya ancaman virus Corona, penulis sempat terpikir satu proyek luar biasa besar lainnya, yang tentunya jauh lebih mengerikan lagi dari apa yang sedang melanda negeri ini sekarang. Kabar baiknya proyek itu belum terjadi, dan cepat atau lambat pasti akan terjadi, walau menuai beragam bantahan.


Mega proyek itu dinamakan Blue Beam atau ledakan biru. Sebuah proyek yang menampilkan virtual audio raksasa di atas langit angkasa. Video amatir tentang mekanisme proyek ini, sebenarnya sempat tersebar di dunia maya beberapa tahun kebelakang. Jika diandaikan, Blue Beam bisa seperti itu bahkan lebih menakjubkan lagi daripada itu.


Sebenarnya, proyek Blue Beam ini punya saudara kandung, yaitu The New World Order atau Tatanan Dunia Baru. Namun, literatur tentang NWO yang sempat tersebar dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia di mesin pencarian google seperti hilang begitu saja.


Kedua Mega proyek ini tentunya berada dalam satu payung yang sama, yaitu Illuminati, Freemason, Satanisme atau apalah namanya. Jelasnya organisasi rahasia kaum Yahudi, dan mengatasnamakan konspirasi dalam setiap aksi mereka.


Tentunya, anggota-anggota dari organisasi ini bukanlah orang ecek-ecek. Bukti nyata, keberadaan organisasi ini seperti cerita fiksi di buku dongeng anak-anak. Padahal mereka memang ada, dan anggotanya tentunya punya power di pemerintahan dunia.


Seperti dikutip Sebuah Tulisan dari Boombastis. Blue Beam bertujuan untuk mendatangkan Tuhan Palsu. Beberapa agama mengatakan jika nanti pada suatu masa, akan turun sang ratu adil untuk membuat dunia menjadi lebih baik. Di agama Kristen, agenda ini dikenal sebagai Second Coming dan di Islam, hal dimaksud adalah turunnya Al Mahdi. Nah, sehubungan dengan ini, Blue Beam diciptakan untuk mendatangkan sang Messiah tersebut. Tapi tentu bukan sosok yang asli. Melainkan Messiah palsu.


Dalam hal ini, blue beam merupakan teknologi mutakhir yang sudah dirancang dan dipersiapkan sedemikian rupa selama waktu yang tentunya tidak sebentar.


Seorang analis teori konspirasi terkenal sekaligus jurnalis bernama Serge Monast. Mengatakan bahwa blue beam sendiri merupakan sebuah teknologi canggih yang dapat menampilkan sebuah objek dengan skala besar. Jika diimplementasikan, gambar yang ditampilkan merupakan holografis virtual yang nampak seperti nyata, padahal sebenarnya itu hanyalah imajinasi virtual semata saja.


Bahayanya, Monast menjelaskan jika blue beam memiliki empat dampak besar. Yaitu, dimulai dari re-evaluasi doktrin hal-hal yang berkaitan dengan benda-benda arkeologi. Kemudian dilanjut dengan pertunjukan hologram audio visual raksasa di angkasa. Lalu, menyerang otak manusia dengan doktrin yang dikirim lewat gelombang frekuensi rendah yang tak bisa ditolak, serta yang terakhir adalah melibatkan hal-hal yang berbau supranatural. Empat dampak ini menurut Monast akan terjadi dan jika sudah demikian maka manusia dan dunia siap-siap jadi boneka bagi mereka yang berkuasa.


Sederhananya, blue beam ini merupakan agenda untuk menghipnotis seluruh orang di dunia. Jika diibaratkan, blue beam ini sama seperti Mugen Tsukoyomi dari anime Naruto.


Kematian Serge Monast Sebagai Titik Terang


Namun, apa yang dikatakan Monast ini seolah seperti isapan jempol belaka. Namun, hal ini berbanding terbalik setelah kematian Monast pada 5 Desember 1996 silam, banyak yang mulai mempercayai apa yang pernah dikemukakan wartawan asal Kanada itu. Pasalnya, kematian Monast yang diindikasikan terkena serangan jantung, dianggap janggal karena sebelumnya pria kelahiran 1945 ini tidak memiliki riwayat penyakit tersebut.


Serge Monast kemungkinan besar telah dibunuh. Karena mungkin penelitian-penelitiannya yang selama ini dianggap sebagai batu sandungan oleh pemain di balik layar. Tidak hanya itu, nasib naas juga menimpa putrinya yang menurut kabar telah diculik.


Hal ini diperkuat, dengan banyaknya artikel-artikel yang pernah tersebar di mesin pencari online, atau dalam konten-konten YouTube, tentang pembahasan mengenai Blue Beam dan The New World Order, yang sekarang sudah hilang tanpa bekas.

5 Fakta Tentang Blue Beam, Proyek Rahasia Pemerintah Dunia untuk Menurunkan Messiah Palsu


 Dari banyak ulasan yang ada di internet, Blue Beam didefinisikan sebagai tajuk dari sebuah proyek super rahasia yang melibatkan NASA dan juga PBB. Intinya, proyek ini bertujuan untuk membuat seolah-olah sang Messiah turun lalu kemudian mereka akan melakukan agenda besar. Ya, tatanan dunia baru alias New World Order.

Blue Beam sudah jadi bahasan sejak beberapa belas tahun lalu. Termasuk oleh seorang analis teori konspirasi terkenal bernama Serge Monast. Pria ini mengatakan jika proyek tersebut memang ada. Bahkan Monast menjabarkan step by step aplikasi Blue Beam ini nantinya. Intinya, proyek ini digunakan oleh pihak yang berkepentingan untuk menguasai dunia sekaligus umat manusianya.

Masih berbicara soal Blue Beam, berikut ini adalah beberapa fakta penting tentang proyek satu ini. Setelah membaca ini, mungkin persepsimu tentang Blue Beam tersebut akan sedikit berubah.

1. Blue Beam Bertujuan Untuk Mendatangkan Tuhan

Beberapa agama mengatakan jika nanti pada suatu masa, akan turun sang ratu adil untuk membuat dunia menjadi lebih baik. Di agama Kristen agenda ini dikenal sebagai Second Coming dan di Islam hal yang dimaksud adalah turunnya Al Mahdi. Nah, sehubungan dengan ini, Blue Beam diciptakan untuk mendatangkan sang Messiah tersebut. Tapi tentu bukan sosok yang asli.

Ya, dengan teknologi yang ada, orang-orang di balik Blue Beam akan membuat seakan-akan sang Messiah turun. Lalu si Messiah palsu tersebut akan mengatakan satu dua perintah yang kemudian akan dipatuhi seluruh umat manusia. Dari sini kemudian para sosok di balik proyek gila tersebut akan bisa mengontrol dunia.

2. Bagaimana Blue Beam Menciptakan Messiah?

Blue Beam adalah hasil dari teknologi mutakhir selama sekian belas tahun, kalau merujuk dari ucapan Serge Monast. Dari sini bisa diasumsikan kalau Blue Beam amatlah canggih. Berdasarkan banyak ulasan yang ada, Blue Beam ini disusun atas teknologi audio visual super canggih yang berdimensi besar. Tujuannya adalah untuk menciptakan sesuatu yang nampak nyata padahal tidak.

Ya, menciptakan sesuatu itu maksudnya adalah sang Messiah. Dengan teknologi holografis dan 3D, Blue Beam akan mampu menciptakan sosok seperti Messiah yang dimaksud entah bentuknya seperti apa. Teknologi ini begitu canggih sehingga menampilkan visual yang sangat-sangat meyakinkan. Tak cuma itu, nantinya sang Messiah juga bisa berbicara dalam berbagai bahasa berkat jejalan sistem cerdas di dalamnya.

3. Teori Empat Tahap Serge Monast

Monast adalah orang yang paling vokal dalam bahasan soal Blue Beam ini. Ia bahkan sudah melakukan banyak sekali penelitian tentang itu. Lalu, dari apa yang selama ini sudah dilakukannya, terciptalah empat tahap Blue Beam yang menurutnya adalah skenario paling mungkin soal digunakannya Blue Beam.

Empat tahap Monast ini dimulai dari re-evaluasi doktrin hal-hal yang berkaitan dengan benda-benda arkeologi. Kemudian dilanjut dengan pertunjukan hologram audio visual raksasa di angkasa. Lalu, menyerang otak manusia dengan doktrin yang dikirim lewat gelombang frekuensi rendah yang tak bisa ditolak, serta yang terakhir adalah melibatkan hal-hal yang berbau supranatural. Empat langkah ini menurut Monast akan terjadi dan jika sudah demikian maka manusia dan dunia siap-siap jadi boneka bagi mereka yang berkuasa.

4. Kematian Monast yang Jadi Kebenaran Kecil

Tentu saja apa yang dikatakan Monast tak langsung dipercaya. Namun, setelah satu kejadian besar, banyak orang yang mulai mempercayai apa yang dikatakan oleh sang analis itu. Ya, kejadian besar ini tak lain adalah kematian Monast sendiri. Dilaporkan jika Monast menderita sakit jantung dan akhirnya meninggal.

Sekilas kematian Monast adalah hal yang wajar, namun ada yang aneh dari kejadian ini. Ya, Monast nyatanya tak pernah punya catatan riwayat penyakit jantung. Dari sini kemudian orang-orang berspekulasi kalau pria itu dibunuh. Penyebabnya apalagi kalau bukan tentang dirinya yang membeberkan Blue Beam seperti ini. Tak hanya Monast, konon putrinya juga jadi korban penculikan.

5. Hilangnya Blue Beam dari Wiki dan Terkuaknya Dokumen PBB

Kalau kita baca runtut terutama di bagian Serge Monast, ada semacam indikasi kalau Blue Beam ini sengaja dirahasiakan. Dan kesan ini makin diperkuat dengan satu bukti sampingan tapi cukup kuat yakni hilangnya halaman yang membahas Blue Beam di Wikipedia. Dan setiap kali link Blue Beam yang lama diklik, maka ia akan langsung menuju halaman yang membahas Serge Monast. Mungkin tidak begitu kuat sebagai bukti upaya penyembunyian Blue Beam, tapi hal ini bisa jadi pertimbangan.

Soal eksistensi Blue Beam sendiri hal tersebut diperkuat oleh sebuah dokumen PBB yang terkuak beberapa tahun yang lalu. Isinya sebagian besar menjelaskan tentang Blue Beam dengan cukup detail. Tidak diketahui apakah ini asli atau hanya editan. Namun, bisa juga jadi bukti kecil akan eksistensi proyek mengerikan itu.

Inilah fakta-fakta tentang Blue Beam yang mungkin belum kamu ketahui. Lalu, bagaimana pendapatmu? Apakah percaya atau menganggap Blue Beam hanyalah omong kosong yang tak berarti apa-apa? Memang susah untuk menjawab benar salah atau yakin dan tidak. Satu-satunya jawaban adalah waktu. Ya, biar waktu yang akan membuktikan semua hal ini nantinya.